Erdogan Tegaskan Hamas Bukan Organisasi Teroris

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan menepis tudingan negara Barat yang menyebut Hamas sebagai organisasi teroris (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menepis tudingan negara Barat yang menyebut Hamas sebagai organisasi teroris. Menurut Erdogan, kelompok yang berkuasa di Gaza tersebut bagian dari perlawanan Palestina terhadap penjajahan Israel. Mereka memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.

“Saya tidak menganggap Hamas sebagai organisasi teroris. Sebaliknya, saya melihatnya sebagai kelompok perlawanan. Mereka menggunakan apa yang dimiliki untuk berusaha mempertahankan diri,” ujarnya, dalam wawancara dengan Fox News di sela Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

Erdogan menambahkan, kemampuan militer Hamas sama sekali tidak sebanding dengan Israel. Meski demikian, Israel terus menggunakan kekuatan penuh militernya tanpa pandang bulu.

“Dalam hal senjata, (Hamas) bahkan tidak bisa dibandingkan dengan Israel, dan Israel menggunakan kekuatan ini tanpa ampun, dari usia 7 hingga 70 tahun, anak-anak, perempuan, dan lansia. Mereka tidak kenal ampun, membunuh orang-orang ini,” tuturnya.

Erdogan juga melontarkan kritik keras terhadap Israel terkait agresinya di Jalur Gaza. Israel jelas-jelas melakukan genosida yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil.

“Saya rasa kita tidak bisa menjelaskannya dengan cara lain. Ini sepenuhnya genosida. Dan genosida ini disebabkan oleh Netanyahu. Netanyahu, tanpa ampun, telah membunuh puluhan ribu orang dengan genosida ini,” kata Erdogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

Buletin
14 jam lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

Internasional
2 hari lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

Internasional
3 hari lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Internasional
3 hari lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal