Facebook Diminta Bentuk Tim Atasi Ujaran Kebencian terhadap Rohingya

Anton Suhartono
Kofi Annan (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Mantan Sekjen PBB Kofi Annan mengusulkan kepada Facebook untuk membentuk tim yang bertugas menanggulangi dengan cepat maraknya ujaran kebencian di Myanmar.

Merebaknya kekerasan terhadap Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine, salah satunya terjadi karena maraknya ujaran kebencian di Facebook.

Usulan Annan itu disampaikan kepada para staf Facebook setelah Chief Product Officer Chris Cox memintanya memberi masukan terkait konflik di Myanmar.

Menurut pria yang memimpin komisi PBB untuk krisis Myanmar itu, Facebook harus mempertimbangkan kondisi masyarakat yang mudah terhasut oleh pesan-pesan bernada kebencian terhadap suatu kelompok. Facebook bisa mengambil peran dengan mengontrol penggunaan bahasa yang diunggah pemilik akun.

Pakar HAM asal Amerika Serikat yang menyelidiki kemungkinan adanya pembersihan etnis Rohingya di Myanmar mengatakan, Facebook memainkan peran dalam menyebarkan ujaran kebencian. Hampir 700.000 Muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh sejak kekerasan pecah pada Agustus tahun lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

13 hari lalu

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

14 hari lalu

Makin Tajir! Kekayaan Mark Zuckerberg Melesat Jadi Rp4.518 Triliun gegara Muse

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal