Fantastis, 9 Negara Ini Habiskan Rp1.200 Triliun untuk Senjata Nuklir dalam Setahun

Anton Suhartono
ICAN merilis data pengeluaran 9 negara pemilik nuklir untuk perawatan dan pengembangan sepanjang 2021 yakni menembus Rp1.200 triliun (Foto: Reuters)

Laporan tersebut juga mempertanyakan mengapa dan bagaimana sembilan negara itu bisa menghabiskan begitu banyak uang untuk senjata nuklir di tengah deraan berbagai permasalahan global seperti kekurangan pangan dan energi. 

ICAN sampai pada kesimpulan bahwa dorongan terbesar pengeluaran senjata nuklir bukan pada masalah keamanan yang pelik, melainkan bisnis.

Disebutkan beberapa kontraktor militer AS tertentu diduga meraup banyak untung dari kontrak senjata nuklir. Perusahaan-perusahaan tersebut diduga juga menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk membayar jasa pelobi dan mendanai think tank guna meyakinkan para politisi untuk membelanjakan lebih banyak uang negara untuk senjata pemusnah massal.

“Perusahaan-perusahaan itu kemudian berbalik dan menghabiskan 117 juta dolar untuk melobi pembuat keputusan agar menghabiskan lebih banyak uang untuk pertahanan. Mereka juga menghabiskan hingga 10 juta dolar untuk mendanai banyak think tank yang meneliti dan menulis tentang solusi kebijakan tentang senjata nuklir,” bunyi laporan.

Hal yang mengejutkan, laporan mengungkap, semua pengeluaran itu tidak diarahkan untuk mencegah konflik dan ketegangan geopolitik di Eropa baru-baru ini.

“Kami mendapat informasi, miliaran yang diinvestasikan untuk ribuan senjata pemusnah massal yang memiliki kekuatan untuk menghancurkan dunia berkali-kali lipat adalah harga yang harus dibayar untuk perdamaian di Eropa. Sebaliknya, miliaran itu masuk ke kantong orang-orang kuat yang mendapat untung dari produksi senjata pemusnah massal,” demikian isi laporan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Internasional
9 jam lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Internasional
20 jam lalu

Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terbakar saat Jalankan Misi Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal