Federasi Jurnalis Internasional Soroti Peretasan Media di Indonesia terkait Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi serangan peretasan digital. (Foto: Ist.)

Tidak jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Namun, baik polisi maupun BIN, tidak menjawab permintaan komentar dari wartawan.

Akun Twitter milik ahli epidemiologi Pandu Riono juga diretas setelah mengkritik kolaborasi penelitian obat Covid-19 oleh salah satu perguruan tinggi negeri—yang menurutnya berada di bawah standar internasional.

Kedutaan Besar RI di Canberra pekan lalu memprotes laporan media Australia yang mengutip pernyataan Riono yang mengatakan bahwa Indonesia mungkin sudah memiliki satu juta kasus virus (lebih dari enam kali angka resmi).

Indonesia sejauh ini telah melaporkan 157.859 kasus Covid-19 dengan 6.858 kematian di antaranya. Akan tetapi, karena tingkat pengujian Indonesia termasuk yang terendah di dunia, jumlah sebenarnya diyakini jauh lebih besar, kata AFP.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

Sarwendah Curhat Email Pribadi Diretas, Data di HP Hilang!

10 hari lalu

Sarwendah Pelaku Penyebaran Video Diduga Pesta Miras Betrand Peto? Faktanya Mengejutkan!

30 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

1 bulan lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal