Ferdinand Marcos Jr Bahas Kelanjutan Perjanjian Militer Filipina dan AS

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina terpilih Ferdinand Marcos Jr berbicara dengan utusan Amerika Serikat (AS) membahas perpanjangan perjanjian militer kedua negara. Pertemuan digelar setelah Marcos menerima diplomat senior dari empat negara, termasuk dari AS, di Manila.

Tiga duta besar yakni dari Jepang, India, dan Korea Selatan serta Kuasa Usaha AS melakukan kunjungan kehormatan kepada putra mendiang diktator Ferdinand Marcos itu, Senin (23/5/2022).

Marcos Jr berdiskusi dengan kuasa usaha AS mengenai Visiting Force Ageement (VCA) dan bagaimana kesepakatan itu didefinisikan ulang di tengah berubahnya kondisi di kawasan, ditambah pendanaan untuk mitigasi perubahan iklim.

VFA adalah kesepakatan yang memungkinkan kehadiran serta operasi pasukan AS di Filipina. Pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte sempat mengancam akan menghentikan kesepakatan itu.

"Kekhawatiran keamanan tentu saja selalu menjadi bagian besar dari hubungan kami dengan Amerika Serikat," kata Marcos, dalam konferensi pers usia pertemuan, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal