Ferdinand Marcos Jr Bahas Kelanjutan Perjanjian Militer Filipina dan AS

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr (Foto: Reuters)

Pria 64 tahun itu mengatakan, Xi mengakui peran ayahnya dalam membuka hubungan diplomatik dengan China. 

"Jalan ke depan adalah untuk memperluas hubungan kita, bukan hanya diplomatik, bukan hanya perdagangan, tapi juga dalam budaya, bahkan pendidikan, bahkan ilmu pengetahuan, bahkan kesehatan, guna mengatasi ketidaksepakatan sekecil apa pun yang terjadi saat ini," kata Marcos, saat itu. 

Lebih lanjut dia mengatakan kepada Xi, kedua negara tak boleh membiarkan konflik atau permasalahan lain menjadi penting secara historis. 

Hubungan Filipina dan China dalam beberapa tahun terakhir terganjal akibat sengketa perairan di Laut China Selatan. Ketegangan terjadi terkait aktivitas pencairan ikan oleh nelayan China di perairan sengketa serta pencegatan kapal oleh Penjaga Pantai China. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

2 hari lalu

Menhan Baru Iran Tegaskan Tak Takut dengan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" AS

2 hari lalu

Iran Punya Menteri Pertahanan Baru, Langsung Ancam AS

2 hari lalu

Prancis Rusuh, Trump Salahkan Imigran: Mereka dari Dunia Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal