Filipina Putuskan Kontak dengan Pengadilan Kriminal Internasional, Kenapa?

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr memutuskan kontak dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terkait kasus yang melibatkan presiden Filipina sebelumnya, Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr memutuskan kontak dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Alasannya, ICC menolak banding untuk menghentikan penyelidikan kasus perang terhadap kejahatan narkoba melibatkan pendahulunya, Rodrigo Duterte.

Ribuan orang, terutama pengedar dan pengguna tingkat rendah, terbunuh oleh polisi selama tindakan keras Duterte memerangi kejahatan narkoba selama menjabat.

ICC menyelidiki laporan dari kelompok hak asasi manusia (HAM) soal korban eksekusi sistematis yang selama bertahun-tahun ditutupi polisi. Sementara polisi berdalih mereka terpaksa membunuh karena membela diri.

"Ini mengakhiri semua keterlibatan kami dengan ICC. Pada tahap ini, kami pada dasarnya melepaskan diri dari kontak dan komunikasi apa pun," kata Marcos, dikutip dari Reuters, Selasa (28/3/2023).

Marcos melanjutkan, pihaknya tidak bisa bekerja sama dengan pengadilan yang berbasis di Den Haag, Belanda, itu terkait masalah serius mengenai yurisdiksi serta kemungkinan campur tangan dan serangan terhadap kedaulatan negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Seleb
12 hari lalu

‎Onad Banjir Job usai Bebas Rehabilitasi, Netizen: Welcome Back!

Seleb
13 hari lalu

Bebas Rehabilitasi Onad Ngebet Ketemu Habib Jafar, Mau Mualaf?

Nasional
13 hari lalu

Marak Penyalahgunaan Gas Tertawa N2O di Kalangan Anak Muda, BNN Ungkap Bahayanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal