Filipina Sita 1.500 Kura-Kura dan Penyu yang Diselundupkan Dalam Koper

Nathania Riris Michico
Reptil ini ditemukan di dalam koper yang ditinggal pemiliknya, masing-masing dilakban. (Foto: BUREAU OF CUSTOMS NAIA/FACEBOOK)

Sebagian binatang ini merupakan dari spesies Sulcata Tortoise -yang dinyatakan sebagai rentan oleh daftar merah spesies terancam IUCN. Slider bertelinga merah juga merupakan sebagian dari reptil yang ditemukan.

Bea Cukai Filipina menyatakan, reptil tersebut ditinggalkan seorang penumpang Filipina dalam penerbangan Philippine Airlines dari Hong Kong.

"Penumpang kemungkinan meninggalkan bagasinya setelah mereka diberi tahu untuk waspada terkait dengan perdagangan ilegal alam dan hukumannya."

Binatang itu kini dirawat di Wildlife Traffic Monitoring Unit.

Penyu dan kura-kura sering kali dipelihara sebagai binatang eksotik, tetapi kadang-kadang digunakan sebagai obat tradisional atau makanan khusus di sejumlah daerah Asia.

Dagingnya dipandang sebagai obat kuat, sementara tulangnya dijadikan bubuk obat.

Kura-kura hidup di darat, sementara penyu dapat berada di air atau di darat.

Pekan lalu, sebanyak 3.300 kura-kura hidung babi diselundupkan ke Malaysia dengan menggunakan perahu. Usaha ini dihentikan badan maritim Malaysia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
10 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

20 hari lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

21 hari lalu

Ngeri! Siswa SMA Filipina Tembaki Teman di Sekolah Gabung Grup Penyuka Kekerasan

21 hari lalu

Siswa SMA di Filipina Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 2 Orang, Motif Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal