Filipina Tarik Duta Besarnya dari Kanada Gara-Gara Sampah

Anton Suhartono
Aktivis lingkungan berunjuk rasa di luar kantor Senat di Manila soal masuknya sampah dari Kanada (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Filipina memulangkan duta besar dan para konsuler di Kanada sebagai puncak dari kemelut diplomatik kedua negara.

Sikap keras ini diambil terkait pengiriman berton-ton sampah Kanada ke Filipina sejak 5 tahun terakhir.

Tensi kedua negara meningkat sejak perusahaan Kanada mengapalkan sekitar 100 kontainer sampah yang diberi label akan didaur ulang di Filipina pada 2013 dan 2014. Filipina memberi batas waktu sampai 15 Mei 2019 bagi perusahaan Kanada untuk mengambil kembali sampah-sampah itu.

Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin mengatakan, surat pemanggilan dubes dan konsulat yang ditujukan kepada pemerintah Kanada sudah dikirim dan para diplomatnya akan tiba di Manila dalam sehari atau lebih.

"Kanada melewatkan batas waktu 15 Mei dan kami harus akan menagguhkan kehadiran diplomatik di Kanada sampai sampahnya dibawa kapal," tulis Locsin, di Twitter, dikutip dari AFP, Kamis (16/5/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Profil Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia Jadi Wali Kota di Kanada

3 hari lalu

Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pilwalkot di Kanada, Pesaing Akui Kalah Ucapkan Selamat

3 hari lalu

Kalahkan Petahana, Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada

3 hari lalu

Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas, MNC University Gelar Bimtek Pengolahan Sampah di Gunung Putri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal