Gagal Selamatkan Sandera di Gaza, Pasukan Israel Hadapi Krisis Kepercayaan Publik

Anton Suhartono
Kepercayaan publik Israel terhadap militer merosot tajam terkait fakta sejumlah sandera di Gaza tewas terbunuh selama operasi penyelamatan (Foto: AP)

Beberapa perwira senior, seperti Mayor Jenderal Nitzan Alon, diketahui sempat mengingatkan agar operasi dilakukan lebih hati-hati demi mengurangi risiko terhadap nyawa para sandera. Namun suara kehati-hatian itu kalah oleh desakan politik untuk “menunjukkan kemenangan”.

Kabar tewasnya sandera oleh tembakan pasukan sendiri kini memicu kemarahan keluarga korban di Israel. Mereka menuntut penjelasan dari pemerintah dan menuding militer bertindak tanpa perencanaan matang.

“Mereka menjanjikan kami operasi penyelamatan, tapi justru membawa pulang jenazah,” ujar salah seorang kerabat sandera, dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel, Channel 12.

Sementara itu, Hamas menegaskan pihaknya berulang kali memperingatkan Israel agar menghentikan pengeboman membabi buta yang dapat mengancam keselamatan para sandera. Namun seruan itu tidak diindahkan.

Hingga kini, Hamas telah membebaskan 20 sandera hidup dan menyerahkan 10 jenazah kepada Israel. Beberapa jasad sandera lain masih tertimbun reruntuhan bangunan dan terowongan akibat serangan udara brutal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

9 hari lalu

Apes! Dua Tentara Israel Tewas di Gaza Kena Serangan Drone Teman Sendiri

11 hari lalu

Board of Peace Gelontorkan Rp43 Triliun untuk Gaza, 66 Proyek Pemulihan Rampung dalam 6 Bulan

11 hari lalu

Board of Peace Rilis Proyek Pemulihan Gaza Selama 6 Bulan, Habiskan Rp43 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal