Ancaman terhadap Laut Merah dan Selat Bab Al Mandab dinilai berpotensi memperburuk krisis energi global yang telah dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama perdagangan dan pengiriman energi dunia.
Jika Houthi melancarkan serangan terhadap kapal atau pelabuhan di Laut Merah, dua jalur utama ekspor minyak Timur Tengah diperkirakan akan terganggu. Kondisi itu juga berpotensi membuka front baru dalam konflik AS-Iran serta memperluas dampaknya terhadap perekonomian global.
Teranyar, Houthi mengumunkan pada Senin (20/7/2026), bersiap memberlakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi. Namun belum pasti jenis blokade tersebut, apakah menyerang atau menggagalkan setiap kapal Saudi atau benar-benar menutup aksesnya keluar dan masuk.