Gawat! Air Bendungan Jebol di Ukraina Hanyutkan Banyak Ranjau, Ancam Nyawa Warga

Anton Suhartono
Air dari jebolnya Bendungan Kakhovka Ukraina bisa menghanyutkan ranjau darat yang jumlahnya sangat banyak ke permukiman dan lahan pertanian (Foto: Reuters)

Kepala Unit Kontaminasi Senjata Komite Palang Merah Internasional Erik Tollefsen mengatakan, ranjau-ranjau itu mungkin masih berada di tempatnya, tapi bisa juga terjebak di lumpur sungai, lahan pertanian, atau tersebar ke area lebih luas.

"Sebelum ini, kita tahu di mana (zona) bahayanya. Sekarang kita tidak tahu. Yang kita tahu adalah mereka ada di hilir," kata Tollefsen, dikutip dari Reuters, Kamis (8/6/2023).

Dia mencontohkan temuan ranjau bekas Perang Dunia II di dasar sungai di Denmark pada 2015. Ranjau-ranjau itu masih aktif meski sudah berusia tua. 

Perang di Rusia dan Ukraina, terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II, telah meninggalkan sejumlah besar ranjau dan persenjataan yang belum meledak di banyak wilayah.

"Kita sangat ngeri melihat berita yang keluar," kata Tollefsen.

Selain ranjau anti-personel, kedua pihak juga menggunakan peluru artileri dan ranjau anti-tank. Jumlah pasti ranjau yang ditanam di daratan Ukraina belum diketahui pasti.

"Kami hanya tahu jumlahnya sangat banyak," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

3 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal