Gawat! AS Dituding Mau Kudeta di Turki pada Pilpres 14 Mei

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu. (Foto: Reuters)

Menurut Soylu, ada rekaman tentang pertemuan seorang politikus Turki dan seorang duta besar “dari satu negara yang berkepentingan”. Pertemuan itu berisi pengarahan tentang bagaimana membuat kekacauan empat bulan sebelumnya. Namun, Soylu menolak menyebutkan nama negara dan orang yang dimaksud.

Soylu pun menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Recep Tayyip Erdogan selaku kandidat petahana akan dengan mudah memenangkan pemilihan presiden pada putaran pertama.

“Insya Allah, kami selesaikan di putaran pertama, terbukti dari jajak pendapat. Kilicdaroglu (capres Kemal Kilicdaroglu) dan Partai Rakyat Republik (suaranya) ada di belakang kita,” kata sang menteri.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei Turki Ivem menunjukkan, Erdogan mampu memenangkan putaran kedua dengan unggul 3 persen dari kandidat lawan.

Pemilihan presiden dan parlemen akan diadakan di Turki pada 14 Mei. Kemal Kilicdaroglu, yang diusung oleh aliansi oposisi tujuh partai, dianggap sebagai pesaing utama Erdogan. 

Jika tidak ada kandidat yang berhasil memenangkan lebih dari 50 persen suara, putaran kedua pilpres akan dijadwalkan pada 28 Mei.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal