Gawat! AS Dituding Mau Kudeta di Turki pada Pilpres 14 Mei

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id – Ankara menuding Amerika Serikat berusaha melakukan kudeta terhadap pemerintahan Turki pada pemilu tahun ini. Hal tersebut semakin menggambarkan buruknya hubungan antara dua negara sekutu NATO itu.

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan, pada pemilu yang digelar 14 Mei nanti, AS akan berusaha untuk menyelesaikan kudeta yang mereka upayakan selama Pemilu 2016.

“Mereka (AS) gagal melakukannya selama percobaan kudeta; sekarang mereka akan mencobanya lagi selama pemilu,” ujar Soylu dalam wawancara dengan saluran TV Habertürk pada Rabu (3/5/2023)

“(Apakah AS akan melakukannya) hanya di sini (di Turki)? Mereka mencoba melakukannya (juga) di Hongaria. Orban (Presiden Hongaria Viktor Orban) mengusir Soros (pengusaha George Soros) keluar dari Hongaria; mereka (AS) lantas  menominasikan tiga kandidat (presiden) untuk melawan Orban," katanya. 

Soylu menuturkan, Mendagri Hongaria Sandor Pinter telah memperingatkan Ankara tentang upaya AS memberikan dukungan keuangan untuk sejumlah organisasi nonpemerintah Turki. Tujuannya adalah untuk mengganggu pemilu Turki yang akan digelar dalam waktu dekat. Dia juga menuduh AS mendalangi kudeta di Turki pada 1960 dan 1971.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal