Gawat! Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata, Tutup Selat Hormuz Lagi

Anton Suhartono
Kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran berada di ujung tanduk (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran berada di ujung tanduk. Iran menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata 2 minggu, salah satunya dengan membiarkan serangan Israel terhadap Lebanon.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menggempur Lebanon secara brutal pada Rabu (8/4/2026), menewaskan ratusan orang dalam waktu hanya beberapa jam. 

Serangan Israel ke Lebanon, dengan dalih menghancurkan kelompok Hizbullah, menghantam beberapa area komersial dan perumahan di Ibu Kota Beirut. Parahnya, serangan itu dilakukan Israel tanpa peringatan sebelumnya. Akibatnya, 182 orang tewas serta lebih dari 700 lainnya luka, serangan paling mematikan dalam perang Israel-Hizbullah terbaru.

Sebagai respons, Iran mengancam akan membatalkan gencatan senjata dengan menyerang Iran kembali serta menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon. 

Sementara itu Gedung Putih mendesak Iran membuka kembali Selat Hormuz seraya berupaya agar pembicaraan perdamaian yang akan digelar di Pakistan pekan ini tetap berjalan.

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut kesepakatan selama 2 minggu ini masih sangat rapuh.

Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi menegaskan penghentian perang di Lebanon adalah bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS. Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump mengatakan, gencatan senjata tersebut tidak mencakup Lebanon.

"Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS dan dunia sedang mengawasi apakah mereka akan bertindak sesuai komitmennya," kata Araghchi, dalam posting-an di media sosial X. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Internasional
9 jam lalu

Tak Beri Ampun! Drone Hizbullah Hantam Pasukan Israel yang Sedang Berkumpul

Internasional
10 jam lalu

Trump Tak Tertarik Lanjutkan Perang Lawan Iran, Pilih Blokade Pelabuhan

Internasional
11 jam lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal