Gawat! Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata, Tutup Selat Hormuz Lagi

Anton Suhartono
Kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran berada di ujung tanduk (Foto: AP)

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut kesepakatan selama 2 minggu ini masih sangat rapuh.

Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi menegaskan penghentian perang di Lebanon adalah bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS. Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump mengatakan, gencatan senjata tersebut tidak mencakup Lebanon.

"Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS dan dunia sedang mengawasi apakah mereka akan bertindak sesuai komitmennya," kata Araghchi, dalam posting-an di media sosial X. 

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh AS melanggar 3 dari 10 tutuntan Iran untuk mengakhiri perang melawan Israel. Dia mengatakan, perundingan yang dengan AS untuk mencapai kesepakatan damai permanen tidak masuk akal. 

Sementara itu Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan penutupan Selat Hormuz sama sekali tidak dapat diterima. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

AS-Israel Siapkan Serangan Terbaru ke Iran, Incar Pembangkit Listrik dan Kilang Minyak

1 hari lalu

Selat Hormuz Membara! AS Balas Serangan Iran dengan Operasi Militer

2 hari lalu

Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan 14 Negara, Lindungi Laut Merah dari Serangan Antek-Antek Iran

2 hari lalu

Laba Raksasa Migas Ini Melonjak 2 Kali Lipat Imbas Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal