Gawat! Korut Bakal Kerahkan Tentara dan Senjata Tambahan ke Perbatasan Korsel

Anton Suhartono
Korea Utara akan mengerahkan tentara dan persenjataan tambahan ke perbatasan dengan Korsel (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) merespons keputusan tetangganya, Korea Selatan (Korsel), yang keluar dari kesepakatan militer kedua negara, Perjanjian Militer Komprehensif (CMA), yang diteken pada 2018. Korut menyebut Korsel harus bertanggung jawab penuh jika terjadi perang yang tidak bisa diakhiri lagi.

Korsel membuat keputusan itu setelah Korut meluncurkan satelit mata-mata pada Selasa malam lalu.

Merespons keputusan tersebut, Korut akan menambah kekuatan militernya di perbatasan dengan Korsel, baik personel maupun persenjataan. Bahkan Korut akan mengerahkan senjata-senjata terbarunya.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Korut menyatakan, pihaknya akan menempatkan kekuatan penuh kembali di perbatasan dengan Korsel seperti saat sebelum perjanjian diteken. Perjanjian itu ditandatangani semasa pemerintahan Presiden Korsel Moon Jae In untuk meredakan ketegangan di perbatasan.

Korut dan Korsel secara teknis masih berstatus perang karena kedua negara belum meneken perjanjian damai permanen sejak Perang Korea 1950-1953. Keduanya sebatas menyepakati gencatan senjata tanpa batas waktu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

5 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

6 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

7 hari lalu

Pangling! Cantiknya Putri Kim Jong Un, Hadiri Upacara Peringatan Perang Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal