Gawat! Mantan Presiden Rusia Sebut Dunia di Ambang Perang, Singgung Nuklir

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional yang juga mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyebut dunia mungkin berada di ambang perang. Dia juga memperingatkan potensi konflik nuklir semakin meningkat. 

"Dunia sedang sakit dan sangat mungkin berada di ambang perang dunia yang baru," kata Medvedev, dalam konferensi pers di Moskow, Selasa (25/4/2023), dikutip dari Reuters.

Sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin itu menambahkan, kondisi saat ini meningkatkan risiko konfrontasi nuklir. Bahkan kali ini lebih serius daripada kekhawatiran perubahan iklim.

Sebelumnya Putin mengatakan, dunia menghadapi dekade paling berbahaya sejak Perang Dunia II. 

Menurut Putin, perang di Ukraina sebagai pertempuran nyata antara negaranya dengan negara Barat yang agresif dan arogan. Rusia akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi diri dari agresor mana pun. Ungkapan itu ditafsirkan sebagian pengamat dengan ancaman nuklir.

Sementara itu AS dan negara sekutu menyebut invasi Rusia ke Ukraina sebagai perampasan tanah. Ukraina bertekad untuk berperang sampai semua pasukan Rusia mundur dari wilayahnya.

Ukraina juga tak takut dengan ancaman penggunaan nuklir oleh Rusia dengan menyebut hal itu sebagai retorika untuk mengintimidasi negara Barat sehingga mau membatasi bantuan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam

Internasional
24 jam lalu

Isi Lengkap Perjanjian Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Perang Amerika Serikat

Internasional
3 hari lalu

Update: Pakistan Klaim Bunuh 100 Lebih Tentara Afghanistan dan Hancurkan 80 Tank-Meriam

Internasional
3 hari lalu

Masih Berusia 13 Tahun, Ju Ae Putri Kim Jong Un Dipercaya Jadi "Dirjen Rudal" Korea Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal