Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam
TEHERAN, iNews.id - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sebagai deklarasi perang. Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026).
Dia menegaskan pembunuhan tersebut sebagai deklarasi perang terbuka terhadap umat Islam, khususnya Syiah.
"Peristiwa tragis ini adalah cobaan terbesar yang dihadapi dunia Islam saat ini," kata Pezeshkian, dalam pesan tertulis seraya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi.
Sementara itu Alireza Arafi, seorang pemimpin di Dewan Pelindung, ditunjuk sebagai anggota dewan kepemimpinan Iran. Badan ini bertugas menjalankan peran pemimpin tertinggi hingga Majelis Pakar memilih pengganti Khamenei.
Arafi menjadi bagian dari dewan kepemimpinan sementara bersama Presiden Pezeshkian dan Ketua Mahkamah Agung Mohseni-Ejei.