Gawat, Putin Teken Dekrit Mobilisasi Militer Kerahkan Pasukan Cadangan ke Ukraina

Anton Suhartono
Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial,mengirim pasukan cadangan ke Donbass, Ukraina (Foto: Reuters)

Donetsk dan Luhansk akan menggelar referendum untuk bergabung ke Rusia. Para pemimpin Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) pada Senin lalu sepakat menyatukan langkah untuk menggelar referendum tersebut. 

Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mendukung rencana itu dengan mengatakan referendum merupakan langkah penting bagi kedua wilayah.

Dalam posting-an di media sosial, Medvedev mengatakan, jika DPR dan LPR menjadi bagian dari Rusia maka Moskow bisa melindungi kepentingan mereka serta memberikan dukungan militer untuk mempertahankan diri. 

"Referendum di Donbass sangat penting, tidak hanya untuk perlindungan sistematis warga LPR, DPR, dan wilayah yang dibebaskan lainnya, tapi juga untuk dipulihkannya keadilan sejarah," kata Medvedev.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

4 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal