Gawat, Putin Teken Dekrit Mobilisasi Militer Kerahkan Pasukan Cadangan ke Ukraina

Anton Suhartono
Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial,mengirim pasukan cadangan ke Donbass, Ukraina (Foto: Reuters)

Donetsk dan Luhansk akan menggelar referendum untuk bergabung ke Rusia. Para pemimpin Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) pada Senin lalu sepakat menyatukan langkah untuk menggelar referendum tersebut. 

Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mendukung rencana itu dengan mengatakan referendum merupakan langkah penting bagi kedua wilayah.

Dalam posting-an di media sosial, Medvedev mengatakan, jika DPR dan LPR menjadi bagian dari Rusia maka Moskow bisa melindungi kepentingan mereka serta memberikan dukungan militer untuk mempertahankan diri. 

"Referendum di Donbass sangat penting, tidak hanya untuk perlindungan sistematis warga LPR, DPR, dan wilayah yang dibebaskan lainnya, tapi juga untuk dipulihkannya keadilan sejarah," kata Medvedev.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Internasional
8 hari lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
9 hari lalu

Iran Diam-Diam Beli Rudal Portabel Canggih Rusia, Siap Perang Lawan AS-Israel

Internasional
13 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal