Gedung Putih: 50 Negara Lebih Hubungi Trump untuk Negosiasikan Tarif

Anton Suhartono
Lebih dari 50 negara telah menghubungi Donald Trump untuk menegosiasikan tarif resiprokal (Foto: AP)

"Jadi saya kira Anda tak akan melihat dampak besar bagi konsumen di AS, karena saya kira, alasan mengapa kita mengalami defisit perdagangan jangka panjang yang terus-menerus adalah orang-orang ini tidak mendapat pasokan yang elastis," kata Hassett.

Dalam pertemuan dengan para investor pada Sabtu, Trump mengatakan akan konsisten pada kebijakan ekonominya setelah mengumumkan kenaikan tarif. Penerapan tarif besar-besaran terhadap mitra dagang AS itu akan kembali membuat AS menjadi negara kaya.

"Bagi banyak investor yang datang ke AS dan menginvestasikan sejumlah besar uang, kebijakan saya tidak akan pernah berubah. Ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi kaya, lebih kaya dari sebelumnya," tuturnya.

Trump tidak peduli dengan dampak kebijakannya yang telah membuat gelombang kejut di seluruh dunia serta membuat panik para investor. 

Kebijakan tersebut, kata Trump, tidak akan pernah berubah meski pasar saham global anjlok setelah dia mengumumkan tarif baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
29 menit lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Internasional
12 jam lalu

Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terbakar saat Jalankan Misi Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
2 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal