Gedung Putih Bakal Berhenti Berlangganan 2 Harian Terkemuka AS

Nathania Riris Michico
Ilustrasi koran Washington Post palsu yang pernah beredar di AS. (FOTO: The Washington Post)

Presiden AS itu berulang kali menyerang New York Times secara khusus atas liputannya.

Pada Februari, dia mengklaim bahwa laporan surat kabar itu salah dan menuduhnya sebagai musuh sejati rakyat.

Dalam wawancara Oval Office dengan New York Times pada bulan yang sama, Trump mengklaim semua orang berpikir bahwa harian itu memperlakukannya dengan buruk.

"Washington Post juga, tetapi New York Times bahkan memperlakukan saya dengan sangat luar biasa," tutur Trump.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Internasional
17 jam lalu

Trump Kembali Ancam Iran: Sesuatu Sangat Buruk Akan Terjadi!

Nasional
24 jam lalu

Dino Patti Djalal: Prabowo Realistis, Dewan Perdamaian Satu-satunya Opsi Hentikan Perang Gaza

Nasional
2 hari lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal