Gedung Putih Bakal Berhenti Berlangganan 2 Harian Terkemuka AS

Nathania Riris Michico
Ilustrasi koran Washington Post palsu yang pernah beredar di AS. (FOTO: The Washington Post)

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih menyatakan tidak akan memperbarui masa langganan dua harian terkemuka Amerika Serikat (AS), yakni New York Times dan The Washington Post. Hal itu diungkapkan Gedung Putih, Selasa (22/10/2019).

"Kami tidak memiliki rencana untuk memperbaruinya," kata sekretaris pers Gedung Putih Stephanie Grisham kepada situs berita The Hill, sehari setelah Presiden Donald Trump menyarankan untuk berhenti berlangganan.

Keputusan itu diambil sehari setelah Trump menyebut New York Times sebagai koran palsu selama wawancara dengan Fox News yang disiarkan pada Senin malam.

"Kami bahkan tidak menginginkannya di Gedung Putih lagi. Kami mungkin akan mengakhirinya dan Washington Post," ujar Grisham.

Pernyataan Trump menimbulkan pertanyaan tentang apakah Gedung Putih juga berencana untuk mengusir wartawan surat kabar itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Internasional
15 jam lalu

Trump Kembali Ancam Iran: Sesuatu Sangat Buruk Akan Terjadi!

Nasional
22 jam lalu

Dino Patti Djalal: Prabowo Realistis, Dewan Perdamaian Satu-satunya Opsi Hentikan Perang Gaza

Nasional
2 hari lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal