Gedung Putih Sentil Netanyahu karena Sebut Demonstran Pro-Palestina Bodoh

Anton Suhartono
Gedung Putih mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut demonstran pro-Palestina bodoh yang dimanfaatkan Iran (Foto: EPA-EFE)

"Sebagian besar demonstrasi di Amerika Serikat berlangsung damai. Sebagian besar bersifat organik, dilakukan orang-orang yang memiliki kekhawatiran nyata dan itulah demokrasi," ujarnya, menjelaskan.

Netanyahu memanfaatkan kesempatan pidatonya di Kongres AS untuk meminta dukungan bagi perang di Jalur Gaza. 

Beberapa politisi senior AS, terutama dari Partai Demokrat dan independen, mempertanyakan mengapa seorang pembunuh diberi kesempatan bicara di forum terhormat. Pidato itu tak dihadiri lebih dari 90 anggota DPR dan Senat dari Demokrat.

Keputusan mereka membuktikan perpecahan di internal partai penguasa pemerintah terkait dukungan berkelanjutan bagi Israel. Warga AS, termasuk kelompok-kelompok Yahudi, menunjukkan simpati yang semakin besar kepada warga Palestina dengan berdemonstrasi memprotes keputusan Kongres memberi panggung bagi Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak

1 hari lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

1 hari lalu

Presiden Iran: Israel Punya Senjata Nuklir, Kami yang Dibom

1 hari lalu

Kebal Diembargo AS, Maskapai Iran Tetap Layani Penerbangan Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal