Geger! Jurnalis Ini Tak Sengaja Dimasukkan Grup Obrolan Para Menteri AS Bahas Serangan ke Yaman

Anton Suhartono
Penasihat Keamanan Nasional AS salah memasukkan orang ke grup obrolan para menteri membahas serangan ke Yaman (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Rencana militer Amerika Serikat (AS) menyerang Yaman ternyata sudah bocor ke orang yang tidak berwenang untuk mengetahuinya. Seorang pemimpin redaksi majalah di AS mendapat pesan bahwa militer akan menyerang kelompok Houthi Yaman.

Serangan AS ke Yaman berlangsung pada 15 Maret dan masih terjadi sampai saat ini.

Pemimpin Redaksi Majalah The Atlantic Jeffrey Goldberg mengetahui rencana itu 2 jam sebelum serangan udara pertama dilakukan.

The Atlantic pada Senin (24/3/2025) menerbitkan artikel dari Goldberg, menggambarkan fakta mengejutkan bahwa dia dimasukkan dalam grup obrolan aplikasi Signal. Grup yang berisi beberapa menteri kabinet Presiden Donald Trump serta pejabat tinggi itu membahas aksi militer.

“Dunia mengetahui sesaat sebelum pukul 14.00 Waktu Timur, pada 15 Maret, Amerika Serikat mengebom target-target Houthi di seluruh Yaman,” kata Goldberg, di bagian awal artikelnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Arab Saudi Peringatkan Houthi, Tak Ada Kompromi untuk Keamanan Negara 

18 jam lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

1 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal