Gelar Latihan Perang Dekat Wilayah Taiwan, China: Peringatan Serius bagi Pasukan Asing

Djairan
Zhu Fenglian (Foto: Reuters)

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mendesak China untuk menghentikan tekanan politik, ekonomi, maupun militer, serta menegaskan komitmen untuk mendukung Taiwan dalam mempertahankan diri.

Taiwan juga mengecam penyusupan pesawat-pesawat militer China ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara yang semakin sering dilakukan.

Pada Sabtu lalu, China mengerahkan 12 pesawat militer, yakni delapan pengebom dan empat jet tempur melintasi zona pertahanan udara yang direspons dengan menyiagakan rudal pertahanan.

Seperti diketahui, Taiwan memisahkan diri dari China pada akhir perang saudara pada 1949 dan terus-menerus berada di bawah ancaman invasi. Sementara AS mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke China pada 1979, namun tetap menjadi sekutu tidak resmi dan pendukung militer terpenting bagi Taiwan.

Mantan presiden Donald Trump membuat hubungan AS dengan Taiwan lebih hangat dengan menyetujui penjualan senjata.

Pemerintahan Joe Biden juga menawarkan dukungan kuat kepada Taiwan. Bahkan duta besar de facto Taiwan untuk AS diundang secara resmi ke pelantikan Biden pada 20 Januari lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

7 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

12 jam lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

17 jam lalu

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan, Gus Nabil: Jadi Ksatria Khidmah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal