Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

Anton Suhartono
Warga Filipina terkejut dengan perubahan kondisi pantai pasca-gempa dahsyat M7,8 yang mengguncang pada 8 Juni lalu (Foto: Manila Times)

Butil, seorang nelayan yang tinggal di Glan, Provinsi Sarangani, mengatakan gempa pada 8 Juni itu merupakan guncangan terkuat yang pernah dia rasakan.

“Yang saya lihat di garis pantai adalah air surut. Setelah beberapa saat, saya melihatnya perlahan kembali, dan kemudian surut lagi, mungkin tiga atau empat kali,” kata Butil, seraya menambahkan banyak ikan mati dan mengapung.

Palung Cotabato, terletak 50 km dari Mindanao, meruakan zona aktivitas seismik. Di lokasi itu terjadi belasan rib gempa kecil yang terhitung sejak Januari 2026. Bahkan sejak gempa 8 Juni saja, lebih dari 8.500 gempa susulan telah mengguncang wilayah tersebut.

Laporan dari badan pengurangan risiko bencana PBB yang dirilis pada pertengahan Mei lalu mengisyaratkan, gempa-gempa tersebut bisa menjadi pertanda guncangan besar.

“Yang mereka lihat sekarang adalah garis pantai baru,” kata Nane Danlag, petugas pusat seismologi Filipina Phivolc, menjelaskan perubahan pada garis pantai tersebut bersifat permanen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Gempa Terkini M5,8 Guncang Ternate Malut Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Manado

2 hari lalu

Gempa Terkini M5,6 Guncang Gayo Lues Aceh, Berpusat di Darat

5 hari lalu

Gempa M5,0 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

6 hari lalu

Gempa Terkini M5,5 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal