Gempa M7,1 Jepang, Pencarian Dihentikan Korban Tewas 36 Orang

Anton Suhartono
Jepang, Sabtu (1/8), menghentikan pencarian korban gempa dahsyat M7,1 yang mengguncang negara itu pada Selasa (28/7) (Foto: Kyodo via AP)

TOKYO, iNews.id - Otoritas Jepang, Sabtu (1/8/2026), menghentikan pencarian korban gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,1 yang mengguncang negara itu pada Selasa (28/7/2026). Salah satu titik pencarian korban adalah bangunan Mal Aeon Kashima, Prefektur Kumamoto, yang meledak dan runtuh akibat ledakan pasca-gempa.

Dengan demikian korban tewas gempa tersebut mencapai 36 orang dan tak ada lagi laporan korban hilang.

Kantor badan penanggulangan bencana Kumamoto menyatakan, petugas SAR mengevakuasi 12 orang dari lokasi kejadian, sebanyak tujuh di antaranya tewas.

“Kami melakukan pencarian menyeluruh selama 2 hari terakhir bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran, Pasukan Bela Diri, dan unit kepolisian wilayah lainnya. Kami tidak menemukan orang yang hilang," kata seorang pejabat kepolisian Kumamoto, seperti dikutip dari AFP, Minggu (2/8/2026).

Seorang juru bicara Aeon, mengatakan tujuh orang yang tewas merupakan pegawai gerai yang menyewa tempat di bangunan mal itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Rekor! Jepang Miliki 100.000 Lebih Warga Berusia 100 Tahun ke Atas

22 jam lalu

BMKG Catat 47 Gempa Guncang Kabupaten Bandung sejak Kemarin

23 jam lalu

Gempa M2,7 Guncang Kabupaten Bandung Pagi Ini, BMKG Ingatkan Potensi Susulan

2 hari lalu

Jokowi Tiba di Maumere, Temui Warga Terdampak Gempa M7,7 NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal