Gempa M7,1 Jepang Renggut 28 Nyawa, Korban Terbanyak di Mal dan Pabrik Kertas

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas akibat gempa M7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7), bertambah menjadi 28 orang (Foto: Kyodo via AP)

TOKYO, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026), bertambah menjadi 28 orang.

Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara mengatakan, jumlah korban terbaru itu berdasarkan laporan kepolisian hingga Kamis (30/7/2026) pukul 06.30 waktu setempat. Sementara itu pencarian korban masih berlangsung di beberapa lokasi.

Salah satu lokasi pencarian masif adalah Mal Aeon Kumamoto di Kota Kashima. Bangunan itu runtuh dipicu ledakan sekitar 1 jam setelah gempa mengguncang pada pukul 16.27 waktu setempat.

Ratusan petugas dari Pasukan Bela Diri dan lembaga lain berjuang keras mencari korban yang kemungkinan masih terjebak di reruntuhan Mal Aeon.

"Kami mengevakuasi 10 orang. Dari jumlan itu, empat dipastikan tewas. Satu lagi (pingsan) tanpa tanda-tanda kehidupan. Lima lainnya mengalami luka parah dan ringan,” kata seorang pejabat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Kumamoto, seperti dikutip dari AFP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Sakura Matsuri 2026 Sukses Sulap Kota Jababeka Jadi Little Japan, Intip Keseruannya!

24 jam lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

24 jam lalu

Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,1 Mengguncang Jepang, Kastil Bersejarah Rusak dan Mal Ambruk

1 hari lalu

Gempa M7,1 Jepang: Banyak Korban Hilang dan Terjebak, PM Jepang Minta Percepat Pencarian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal