Gencatan Senjata di Lebanon, Hizbullah: Israel Gagal Mencapai Tujuan Perang!

Anton Suhartono
Hizbullah merayakan gencatan senjata di Lebanon dengan menyebut kesepakatan itu sebagai kemenangan besar atas Isarel (Foto: AP)

Kabinet Keamanan Israel pada Selasa (26/11/2024) menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah dengan suara mayoritas 10 melawan 1 yang menentang. 

Dalam penjelasannya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan gencatan senjata itu perlu agar militernya bisa fokus berperang di Jalur Gaza serta mengahdapi Iran.

Kesepakatan gencatan senjata mencakup penarikan pasukan Israel dari Lebanon dalam waktu 60 hari. Kendali di perbatasan akan diserahkan kepada Tentara Nasional Lebanon, sementara Hizbullah harus mundur sekitar 30 km dari perbatasan atau melintasi Sungai Litani.

Sebuah komite internasional yang dipimpin oleh AS akan dibentuk untuk memantau kesepakatan gencatan senjata. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas

Internasional
8 jam lalu

Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terbakar saat Jalankan Misi Serang Iran

Internasional
10 jam lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Buletin
24 jam lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal