Gencatan Senjata Paskah Kacau, Rusia dan Ukraina Saling Gempur hingga Ribuan Kali

Anton Suhartono
Ilustrasi Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata Paskah, demikian sebaliknya (Foto: AP)

Kemhan Rusia menegaskan militernya sudah berusaha mematuhi gencatan senjata sejak Sabtu pukul 18.00, namun Ukraina melanggarnya.

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky balik menuduh Rusia yang melanggar janji untuk menghentikan serangan. Dia menyebut deklarasi gencatan senjata Paskah oleh Putin sebagai pencitraan. 

Militer Ukraina, lanjut Zelensky, mencatat peningkatan serangan Rusia menggunakan drone kamikaze sejak Minggu pukul 10.00.

“Pada praktiknya, Putin tidak mampu mengendalikan pasukannya secara penuh, atau situasi tersebut membuktikan bahwa di Rusia, mereka tidak memiliki niat untuk sungguh-sungguh mengakhiri perang, melainkan hanya tertarik pada pemberitaan humas (pencitraan) yang menguntungkan,” kata Zelensky, di media sosial X.

Dia mengklaim Rusia menembakkan berbagai senjata 387 kali serta 19 kali melakukan serangan darat  sejak Sabtu pukul 18.00 waktu setempat hingga tengah malam.

"Secara keseluruhan, hingga pagi Hari Paskah kami bisa sampaikan, tentara Rusia berusaha membuat kesan gencatan senjata, sementara di beberapa daerah melanjutkan upaya terisolasi untuk maju serta menyebabkan kerugian di pihak Ukraina," kata Zelensky, mengutip laporan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskyi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

14 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

15 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

15 hari lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal