Geram Kapalnya Disita, Inggris: Iran Memilih Jalur Berbahaya

Nathania Riris Michico
Kapal Stena Impero milik Inggris yang disita oleh Iran. (FOTO: AFP)

Hunt mengaku sangat prihatin dengan hilangnya kontak antara pekerja bantuan berkebangsaan Inggris-Iran yang dipenjara, Nazanin Zaghari-Ratcliffe dan keluarganya setelah dia dipindahkan dari penjara di Teheran ke bangsal psikiatri di sebuah rumah sakit.

"Kami berharap ini berarti dia mendapatkan perawatan medis yang dia butuhkan, tetapi fakta bahwa dia telah terputus dari kontak dengan keluarganya, memberi kami alasan yang sangat memprihatinkan," lanjut Menlu Inggris tersebut.

Zaghari-Ratcliffe, seorang manajer proyek untuk Thomson Reuters Foundation, ditangkap pada 2016 di bandara Teheran ketika dia hendak kembali ke Inggris bersama putrinya setelah kunjungan keluarga di Teheran. Dia dihukum atas tuduhan merencanakan penggulingan rezim Iran dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Keluarganya dan pihak Thomson Reuters Foundation—sebuah organisasi amal yang beroperasi secara independen dari Thomson Reuters dan kantor berita Reuters—membantah tuduhan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

5 jam lalu

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

7 jam lalu

Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

7 jam lalu

AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal