Geram! Kepala Dewan HAM PBB Desak Negara-Negara Setop Kirim Senjata ke Israel

Anton Suhartono
Kepala dewan hak asasi manusia (HAM) PBB, Volker Turk, mendesak negara-negara menghentikan pengiriman senjata ke Israel. Senjata-senjata tersebut sangat mungkin digunakan militer Zionis untuk melanggar hukum internasional (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id -  Kepala dewan hak asasi manusia (HAM) PBB, Volker Turk, mendesak negara-negara menghentikan pengiriman senjata ke Israel. Senjata-senjata tersebut sangat mungkin digunakan militer Zionis untuk melanggar hukum internasional.

Turk menegaskan, pencaplokan yang dilakukan Israel atas Tepi Barat terus berlangsung tanpa adanya hambatan, padahal ada putusan tegas dari Mahkamah Internasional (ICJ).

"Apa yang diperlukan agar negara-negara melakukan tindakan untuk mencegah semakin masifnya pendudukan (Israel) di wilayah yang diperuntukkan bagi warga Palestina dalam kerangka solusi dua negara?" ujarnya, dalam pidato pada pembukaan sesi ke-63 Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss, Senin (7/9/2026).

"Mereka (negara-negara) harus menghentikan pengiriman senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional," kata Turk, menegaskan.

Dia juga menyerukan kepada perusahaan-perusahaan internasonal untuk menghentikan kerja sama bisnis dengan pihak-pihak yang mendukung pendirian permukiman ilegal Yahudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

4 hari lalu

Pesan Menyentuh Pep Guardiola Bela Gaza: Kita Melalui Masa Paling Kelam dalam Sejarah!

4 hari lalu

Diancam Bom, Pesawat dari Israel Mendarat Darurat di Bulgaria

4 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal