Geram PLTN Digempur Rusia, Wali Kota di Ukraina Ini Ancam Presiden Putin Pakai Granat

Anton Suhartono
Genady Brokovic memegang granat di kedua tangan mengancam Presiden Vladimir Putin setelah pasukan Rusia menggempur PLTN Zaporizhzhia (Foto: The Sun)

"Kami membagikan tablet anti-radiasi, iodium," tuturnya.

Puluhan warga Marhanets antre untuk mengambil tablet di gudang balai kota pada Jumat pagi.

“Setengah tablet sekali sehari. Ini bisa melindungi kelenjar tiroid dari radiasi," kata Brokovik.

Kota berpenduduk sekitar 50.000 jiwa itu serta daerah di sekitarnya akan sangat terdampak parah jika PLTN hancur. Dia memperingatkan evakuasi penduduk tidak mungkin untuk saat ini karena wilayah lain juga dalam kondisi perang.

“Kami tidak akan pernah bisa mengevakuasi semua warga ketika terjadi perang. Kami tidak pernah menyangka ini akan terjadi. Kami tidak tahu apa yang akan dilakukan Rusia selanjutnya," ujarnya.

Jika PLTN Zaporizhzhia hancur, dampaknya akan 10 kali lipat lebih parah dari ledakan Chernobyl pada 1986. Sedikitnya 50 orang tewas dan ribuan lainnya menderita penyakit akibat terpapar radiasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

2 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

2 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

4 hari lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal