Geram terhadap Rusia, Politikus AS Serukan Pembunuhan Presiden Putin

Umaya Khusniah
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

"Satu-satunya orang yang dapat memperbaiki ini adalah orang-orang Rusia. Mudah dikatakan, sulit dilakukan. Kecuali jika Anda ingin hidup dalam kegelapan semumur hidup, terisolasi dan miskin dari seluruh dunia. Anda perlu harus bertindak dalam menanggapi krisis," tulisnya.

Perang Rusia di Ukraina dimulai pada Kamis (24/2/2022). Tindakan Rusia memicu kemarahan internasional. Uni Eropa, AS dan Inggris merupakan beberapa negara yang menerapkan sanksi keuangan keras terhadap Moskow.

Menurut angka PBB, 227 warga sipil telah tewas dan 525 terluka di Ukraina sejak awal perang. Namun, pihak berwenang Ukraina menyebutkan jumlah korban tewas lebih dari 2.000 orang.

Selain itu,  menurut Badan Pengungsi PBB menyebut lebih dari 1 juta orang telah meninggalkan Ukraina menuju negara-negara tetangga guna mencari keamanan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
13 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

20 jam lalu

Putin Blak-blakan soal Demo Rusuh Eropa: Pemimpinnya Tak Becus Cari Solusi

3 hari lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

3 hari lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

4 hari lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal