Gereja 128 Tahun di New York yang Dukung Gerakan Black Lives Matter dan LGBTQ Terbakar

Anton Suhartono
Gereja berusia 128 tahun di New York terbakar (Foto: EPA)

NEW YORK, iNews.id - Gereja Protestan Middle Collegiate berusia 128 tahun di New York, Amerika Serikat, terbakar, Sabtu (5/12/2020). Api diketahui berawal dari bangunan di sebelah gereja pada Sabtu dini hari lalu menjalar.

Selain catatan sejarahnya, gereja ini juga dikenal karena mendukung gerakan demonstrasi menentang penindasan terhadap kulit hitam Black Lives Matter, LGBTQ, serta perubahan iklim.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena bangunan kosong, namun empat petugas pemadam kebakaran mengalami luka ringan.

Penyebab kebakaran belum diketahui, kepolisian New York masih menyelidiki kasus ini.

Asisten kepala pemadam kebakaran New York John Hodgens mengatakan, gereja tersebut merupakan bangunan tua dan sulit untuk merestorasinya kembali. Kaca jendela patri ludes dilalap api.

"Ini akan menjadi waktu yang sulit untuk membangunnya kembali," kata Hodgens, dikutip dari BBC, Minggu (6/12/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Duh! Tenda Pengungsian Gaza Terbakar, Adik-Kakak Tewas

Megapolitan
4 hari lalu

Kebakaran Hanguskan Toko dan Rumah di Mampang Jaksel, Tak Ada Korban

Internasional
4 hari lalu

Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?

Megapolitan
4 hari lalu

Kebakaran Rumah di Penjaringan Jakut, 45 Personel Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal