Gereja 128 Tahun di New York yang Dukung Gerakan Black Lives Matter dan LGBTQ Terbakar

Anton Suhartono
Gereja berusia 128 tahun di New York terbakar (Foto: EPA)

Gereja yang di dalamnya terdapat Lonceng Liberty New York itu selesai dibangun pada 1892. Diberi nama Liberty karena lonceng itu dibunyikan untuk merayakan penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan AS pada 1776.

Lonceng dibuat pada 1729 di Amsterdam, Belanda, atau 25 tahun lebih tua dari Lonceng Liberty simbol revolusi AS di Philadelphia, yang sudah rusak.

Meski demikian nasib Lonceng Liberty New York belum diketahui, apakah rusak akibat kebakaran atau tidak.

Sementara itu staf di Gereja Middle Collegiate berterima kasih kepada warga atas dukungan mereka.

"Gereja bukan sekadar bangunan, ini adalah rumah," bunyi peryataan gereja di Twitter, seraya membuka tautan bagi warga yang ingin menyumbang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Duh! Tenda Pengungsian Gaza Terbakar, Adik-Kakak Tewas

Megapolitan
5 hari lalu

Kebakaran Hanguskan Toko dan Rumah di Mampang Jaksel, Tak Ada Korban

Internasional
5 hari lalu

Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?

Megapolitan
6 hari lalu

Kebakaran Rumah di Penjaringan Jakut, 45 Personel Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal