Gila Kerja, PM Jepang Sanae Takaichi Ngeluh Kurang Tidur

Anton Suhartono
Sanae Takaichi menyampaikan pernyataan tak biasa, dia kelelahan dan kurang tidur (Foto: AP)

Saat pertemuan komite parlemen awal April, Takaichi sempat menyampaikan waktu tidurnya sangat terbatas. 

"Waktu tidur cukup singkat karena saya sibuk dengan pekerjaan rumah tangga. Sisa waktunya dihabiskan untuk bekerja," ujarnya, saat itu.

Dia juga mengatakan berusaha membawa pekerjaan kantor ke rumah sebanyak mungkin. Pasalnya, dia tak ingin merepotkan para ajudan dan pengawal karena mereka juga akan bekerja di luar jam semestinya.

Takaichi memenangkan jabatan ketua Partai Demokratik Liberal (LDP) yang mengantarkannya sebagai perdana menteri pada Oktober 2025.

Dalam pidatonya saat itu dia berjanji untuk "bekerja, bekerja, bekerja," ungkapan yang menjadi slogan pada 2025.

Dia juga mengeluhkan aturan protokoler ketat selama tinggal di rumah dinas, termasuk soal makanan.

"Saya tidak diperbolehkan belanja atau memesan makanan dari kediaman dinas. Jika saya kehabisan makanan beku, selesai sudah semuanya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Gempa M7,1 Jepang, Pencarian Dihentikan Korban Tewas 36 Orang

4 hari lalu

Gempa M7,1 Jepang Renggut 28 Nyawa, Korban Terbanyak di Mal dan Pabrik Kertas

4 hari lalu

Sakura Matsuri 2026 Sukses Sulap Kota Jababeka Jadi Little Japan, Intip Keseruannya!

5 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal