Ia menambahkan, keterlibatan publik tidak selalu harus berada di garis depan. Menurutnya, dukungan yang datang dari berbagai pihak justru menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan solidaritas global.
Salah satu relawan, Muhammad Ihsan, menggambarkan keterlibatannya dalam misi ini sebagai pengalaman yang sarat makna. Ia menilai distribusi bantuan bukan hanya soal logistik, tetapi juga tentang menyampaikan harapan.
"Setiap langkah ini bukan hanya tentang mengirimkan bantuan, tetapi juga tentang menjaga harapan dan memastikan bahwa solidaritas itu benar-benar sampai," tuturnya.
Sejauh ini, misi Global Sumud Flotilla 2.0 masih berlangsung dengan melibatkan berbagai negara dan organisasi kemanusiaan. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Gaza, sekaligus menjaga perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.