Google: 48 Karyawan Dipecat karena Pelanggaran Seksual

Nathania Riris Michico
Google memecat karyawan yang terlibat pelecehan seksual. (Foto: Picture Alliance)

Pelanggaran seksual di Silicon Valley dan dunia teknologi menjadi masalah besar selama bertahun-tahun. Sekitar 90 persen perempuan di industri ini mengaku menyaksikan perilaku seksis di tempat kerja maupun pada konferensi perusahaan. Hal itu terungkap dalam sebuah proyek survei yang disebut "Elephant in the Valley".

Survei ini juga menemukan, 65 persen perempuan melaporkan menerima keuntungan yang tidak diminta dari atasannya karena alasan seksual. Hasil survei juga menyebut, setengah dari mereka menerima keuntungan lebih dari satu kali.

Sekalipun beberapa perusahaan teknologi, termasuk Google, menegaskan akan melakukan yang terbaik untuk menghukum pelecehan seksual di tempat kerja, perempuan di industri teknologi merasa berbagai kebijakan itu belum cukup.

Sebuah kelompok advokasi "Project Include" yang dipimpin oleh mantan direktur utama Reddit, Ellen Pao, menyoroti beberapa cara untuk mempercepat kesetaraan gender dan mengungkap pelanggaran seksual dalam industri teknologi.

Beberapa langkah antara lain dengan membuat kode etik dan membangun transparansi dalam budaya perusahaan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Betrand Peto Memanas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Konsumsinya di Klub

2 hari lalu

Betrand Peto Tak Kenal Wanita yang Melaporkannya Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

2 hari lalu

Pengacara Betrand Peto Duga Luka di Tubuh Pelapor akibat Jatuh, Bukan Kekerasan

12 hari lalu

Google Genap 28 Tahun Hari Ini, Ternyata Awalnya Bukan Bernama Google!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal