Greta Thunberg Dianiaya dan Dilecehkan Pasukan Israel, Menlu Swedia: Pelanggaran Serius

Anton Suhartono
Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, dilaporkan mengalami kekerasan dan pelecehan saat berada dalam tahanan pasukan Israel (Foto: AP)

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard menyebut kabar penyiksaan terhadap warganya sebagai hal “sangat serius jika terbukti benar.”

“Bahkan sebelum penangkapan, kami telah menyampaikan kepada pihak Israel pentingnya menghormati keselamatan dan hak konsuler warga Swedia,” kata Stenergard, dalam pernyataannya, dikutip Senin (6/10/2025).

Dia memastikan Kemlu Swedia dan kedutaan besar di Tel Aviv sedang bekerja keras untuk memulangkan Thunberg dan warga Swedia lainnya sesegera mungkin. 

Pemerintah juga menuntut agar Israel menyediakan makanan, air, serta akses penasihat hukum bagi seluruh tahanan kemanusiaan.

Kasus ini menimbulkan kecaman luas di Eropa. Sejumlah organisasi HAM menilai tindakan Israel terhadap Greta Thunberg merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal