Greta Thunberg Dianiaya dan Dilecehkan Pasukan Israel, Menlu Swedia: Pelanggaran Serius

Anton Suhartono
Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, dilaporkan mengalami kekerasan dan pelecehan saat berada dalam tahanan pasukan Israel (Foto: AP)

STOCKHOLM, iNews.id - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, dilaporkan mengalami kekerasan dan pelecehan saat berada dalam tahanan pasukan Israel. Thunberg ditangkap bersama peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang dicegat saat berlayar menuju Gaza.

Menurut laporan surat kabar Inggris, The Guardian, mengutip email diplomatik dari Kedutaan Besar Swedia di Israel, Thunberg mengalami perlakuan tidak manusiawi selama dalam penahanan. Salah satu insiden yang paling mengejutkan, dia dipaksa memegang bendera Israel untuk difoto oleh tentara Zionis.

“Tahanan lain memberi tahu kedubes bahwa mereka melihat Greta dipaksa memegang bendera saat foto diambil. Dia sempat bertanya, apakah foto-fotonya telah disebarluaskan,” demikian isi laporan internal Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swedia.

Selain itu, Thunberg dan para aktivis lain tidak mendapat makanan dan air yang layak selama di sel. Kondisi penjara disebut sangat kotor, bahkan penuh kutu busuk yang menyebabkan luka pada kulit Thunberg. Ia juga dilaporkan mengalami dehidrasi akibat tidak diberi air selama berjam-jam.

Kesaksian lain datang dari peserta GSF asal Turki, Ersin Celik, yang menyebut pasukan Israel menyeret Thunberg dengan menjambak rambutnya, memukulinya, dan memaksanya mencium bendera Israel. Seorang jurnalis Italia, Lorenzo D’Agostino, menambahkan, Thunberg bahkan diselimuti bendera Israel dan diarak bak piala oleh tentara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

2 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal