Hacker Iran Targetkan Universitas AS-Eropa, Bobol Sitem Komputer dan Curi Materi Pelajaran

Nathania Riris Michico
Ilustrasi hacker. (FOTO: Alamy)

AMSTERDAM, iNews.id - Hacker atau peretas asal Iran yang didukung pemerintah dituduh menargetkan sistem di universitas-universitas Eropa, Amerika Serikat, dan Australia dalam beberapa bulan terakhir.

Hal itu terungkap dalam temuan yang dilakukan PricewaterhouseCoopers, menurut media Belanda NOS, Jumat (14/2/2020).

Belum jelas apakah upaya membobol sistem komputer itu berhasil. Yang ditargetkan antara lain tiga universitas Belanda.

NOS melaporkan, para hacker berusaha mencuri literatur akademik dan materi pelajaran untuk digunakan di sekolah-sekolah Iran, mengutip spesialis keamanan siber PricewaterhouseCoopers, Gerwin Naber.

Hubungan diplomatik antara Belanda dan Iran menegang sejak Belanda menuduh republik Islam itu merencanakan dua pembunuhan di negara itu yang memicu sanksi Uni Eropa baru terhadap Iran tahun lalu.

Iran membantah terlibat dalam penembakan salah satu warga pembangkang mereka di Belanda.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 jam lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

6 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

19 jam lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

2 hari lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal