Perusahaan di Iran Produksi Ribuan Bendera AS dan Israel untuk Dibakar

Anton Suhartono
Bendera AS dan Israel diproduksi di Iran untuk dibakar (Foto: AFP)

KHOMEIN, iNews.id - Sebuah perusahaan di Iran menerima banyak pesanan bendera negara-negara Barat, yakni Amerika Serikat, Israel, dan Inggris. Tapi bendera-bendera itu dipesan bukan untuk acara kenegaraan, melainkan dibakar.

Sejak unjuk rasa pecah terkait pembunuhan jenderal Qasem Soleimani oleh pasukan AS pada 3 Januari 2020, banyak warga Iran yang mencari bendera negara-negara tersebut untuk dibakar.

Di pabrik yang berlokasi di Kota Khomein, tenaga kerja laki-laki dan perempuan mencetak bendera secara manual kemudian menggantungnya untuk dijemur.

Pabrik itu memproduksi sekitar 2.000 bendera AS dan Israel per bulan di masa sibuk ini. Dalam setahun, pabrik bernama Diba Parcham itu bisa menghabiskan bahan 500.000 meter persegi untuk membuat bendera.

Setiap kali aksi unjuk rasa yang diadakan negara, para pengunjuk selalu membawa bendera AS, Israel, bahkan Inggris, untuk diinjak-injak lalu dibakar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

18 jam lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

1 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal