Hadapi Amerika, Iran Tak Ingin Konflik tapi Siap Perang

Anton Suhartono
Ilustrasi pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, membahas krisis Iran dan ancaman serangan Amerika Serikat (AS), Kamis (15/1/2026). (Foto: AP)

Masyarakat internasional, kata dia, memikul tanggung jawab untuk mendukung rakyat Iran.

Trump berkali-kali mengancam akan menyerang Iran jika tindakan represif aparat keamanan yang menyebabkan kematian demonstran terus berlanjut. Namun, Trump melunak pada Rabu lalu dengan mengatakan Iran menghentikan pembunuhan serta membatalkan hukuman gantung terhadap para demonstran.

Demonstrasi yang dipicu melemahnya mata uang rial Iran atas dolar AS itu awalnya berlangsung di Teheran yakni dengan aksi mogok para pedagang di Pasar Besar, kemudian menyebar dengan cepat ke kota-kota lain disertai dengan kerusuhan. 

Kerusuhan semakin parah sejak 8 Januari, menyusul seruan perlawanan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979. Pada hari yang sama, otoritas Iran memutus akses internet dan komunikasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Balas Dendam, Iran Bakal Serang Pangkalan Militer AS di Irak dan Suriah

Internasional
1 hari lalu

Iran Tahu Bagaimana Cara Hancurkan Pangkalan Militer AS, Peringatan bagi Trump

Internasional
1 hari lalu

Menlu Iran Araghchi: Tak Ada Lagi Demonstrasi, Sudah Tenang!

Internasional
1 hari lalu

Siap-Siap Diserang AS, Iran Tutup Wilayah Udara dari Penerbangan Sipil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal