Iran Bantah Hukum Gantung Demonstran: Tak Ada Rencana Sama Sekali

Anton Suhartono
Iran membantah tudingan menerapkan hukuman gantung terhadap demonstran yang ditangkap selama gelombang kerusuhan akhir Desember 2025 (Foto: BBC)

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran dengan tegas membantah tudingan menerapkan hukuman gantung terhadap para demonstran yang ditangkap selama gelombang kerusuhan akhir Desember 2025. Bantahan itu disampaikan langsung Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di tengah meningkatnya tekanan dan ancaman dari Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan Fox News, Araghchi menegaskan pemerintah Iran tidak pernah merencanakan hukuman gantung terhadap para peserta aksi yang ditangkap.

“Tidak ada rencana untuk menggantung sama sekali,” kata Araghchi, dikutip Kamis (15/1/2026).

Dia juga menegaskan situasi di Iran kini telah sepenuhnya terkendali. Sudah tak ada lagi demonstrasi dan situasi di Iran sudah tenang sejak 4 hari terakhir.

“Saya bisa sampaikan kepada Anda, bahwa sekarang sudah 4 hari semuanya tenang. Tidak ada demonstrasi, tidak ada kerusuhan,” ujar Araghchi.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengancam akan melancarkan serangan militer ke Iran jika pemerintah Teheran menggantung atau mengeksekusi demonstran yang ditahan aparat keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Dapat Kabar Baik dari Iran, Sebut Tak Ada Lagi Pembunuhan Demonstran

Internasional
3 jam lalu

Negara-Negara Eropa Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

Internasional
3 jam lalu

Menlu Iran Araghchi: Tak Ada Lagi Demonstrasi, Sudah Tenang!

Internasional
4 jam lalu

Siap-Siap Diserang AS, Iran Tutup Wilayah Udara dari Penerbangan Sipil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal