Hamas Kekurangan Dana, Gaji 50.000 Pegawai Publik di Gaza Tak Terbayar

Muhammad Fida Ul Haq
Sebanyak 50.000 pegawai publik di Gaza tidak menerima gaji bulan ini (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Kelompok Hamas kekurangan dana usai bantuan dari Qatar tertunda. Sebanyak 50.000 pegawai publik di Gaza tidak menerima gaji bulan ini.

"Pemerintah mengalami kondisi krisis karena defisit. Hal itu menyebabkan penundaan gaji pegawai bulan ini," kata Wakil Menteri Hamas Awni Al-Basha kepada Aqsa Radio seperti dikutip Reuters, Senin (17/7/2023).

Mayoritas warga yang tinggal di Gaza hidup dalam kemiskinan. Sebanyak 2,3 juta warga hidup mengandalkan bantuan dari negara asing. Hamas menguasai wilayah tersebut sejak 2007.

Meski demikan, Al- Basha berjanji pemerintah akan terus mengupayakan agar gaji bisa dibayar pekan ini.

"Kami berupaya maksimal untuk bisa membayar gaji. Kami harap bisa terealisasi pekan ini," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
19 jam lalu

Warga Palestina Tak Berharap Banyak dari Pemilu Israel, Perdamaian Masih Jauh?

1 hari lalu

Serangan Brutal Israel ke Gaza Tewaskan 8 Orang termasuk 5 Polisi

1 hari lalu

Pesan Perdamaian Menggema di Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur

2 hari lalu

Dubes Palestina Terharu Ribuan Rakyat Indonesia Hadiri Aksi Solidaritas di Monas: Kita Satu Bangsa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal