Hamas Pastikan Sandera Israel di Gaza Berada di Tempat Aman: Sesuai Ajaran Islam

Anton Suhartono
Abu Ubaida menegaskan nasib para sandera Israel di Gaza bergantung pada kebijakan pemerintahan Zionis (Foto: Ahram)

Meshaal membingkai konflik dengan Israel sebagai bagian dari narasi lebih luas, bukan hanya perang setahun, melainkan 76 tahun sejak wilayah Palestina dicaplok melalui peristiwa Nakba. Saat itu jutaan warga Palestina terusir dari tanah mereka.

"Sejarah Palestina terdiri dari siklus. Kami melewati fase-fase di mana kehilangan para korban syahid dan kehilangan sebagian dari kemampuan militer, tetapi kemudian semangat Palestina bangkit kembali, seperti burung phoenix, Alhamdulillah," kata pria 68 tahun, kepada Reuters.

Pria yang selamat dari upaya pembunuhan Israel pada 1997 dengan cara disuntik dengan racun itu menambahkan, para pejuangnya masih mampu memberikan perlawanan sengit terhadap pasukan Israel.

Bahkan Hamas masih bisa menembakkan empat rudal dari Gaza ke arah Tel Aviv pada Senin pagi, sebagai peringatan setahun perang.

"Kami kehilangan sebagian amunisi dan senjata, tetapi Hamas masih merekrut pemuda dan terus memproduksi sebagian besar amunisi dan senjatanya," kata Meshaal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
14 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Internasional
15 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
15 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal