Hamas Pelajari Proposal Gencatan Senjata 60 Hari Trump, Bakal Terwujud?

Anton Suhartono
Hamas sedang mempelajari proposal gencatan senjata baru di Gaza (Foto: Anadolu)

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas sedang mempelajari proposal gencatan senjata baru di Jalur Gaza. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata selama 60 hari.

Hamas selama ini menuntut gencatan senjata harus berlaku permanen, bukan sementara, disertai dengan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Dalam pernyataan yang dirilis Rabu (2/7/2025), Hamas menyatakan telah menerima proposal dari negara mediator Mesir dan Qatar. Hamas juga membahas poin-poin proposal tersebut guna mencari cara mengurangi kesenjangan sehingga kesepakatan bisa dicapai.

Belum ada kejelasan mengenai keputusan yang diambil Hamas, apakah akan melunak atau berpegang pada sikap awal.

Trump meningkatkan tekanan kepada pemerintah Israel dan Hamas untuk segera meneken kesepakatan gencatan senjata disertai dengan pembebasan sandera Israel serta tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

3 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

3 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

4 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal