Hamas Pelajari Proposal Gencatan Senjata 60 Hari Trump, Bakal Terwujud?

Anton Suhartono
Hamas sedang mempelajari proposal gencatan senjata baru di Gaza (Foto: Anadolu)

Sebelumnya seorang pejabat Israel mengatakan kepada portal berita Axios, militer Zionis akan meningkatkan operasi di Gaza jika negosiasi gencatan senjata gagal disepakati.

"Kami akan melakukan kepada terhadap Gaza serta kamp-kamp seperti yang kami lakukan di Rafah. Semuanya akan berubah menjadi debu," kata pejabat itu. 

"Ini bukan pilihan yang kami sukai, tapi jika tidak ada gerakan menuju kesepakatan penyanderaan, kami tidak akan punya pilihan lain," ujarnya, lagi.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengatakan, setiap kesempatan untuk membebaskan sandera di Gaza tidak boleh dilewatkan. Dia mengklaim banyak dukungan, baik di kabinet maupun masyarakat luas, untuk proposal yang didukung AS tersebut.

Namun, usulan tersebut belum didukung secara terbuka oleh dua menteri radikal sayap kanan, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Menhan Pakistan: Trump Seharusnya Culik Netanyahu bukan Maduro

Internasional
15 jam lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Internasional
15 jam lalu

Menhan Somalia: Israel Ingin Pindahkan Warga Gaza ke Somaliland

Internasional
16 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran, Teheran Bakal Incar Pangkalan AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal